Tips memilih Gunung untuk pendaki pemula

Baik, kali ini saya mencoba berbagi mengenai tips memilih Gunung untuk pendaki pemula. Sebenarnya mereka yang sudah pro dalam dunia pendakian, tentunya pernah menjadi pendaki di level pemula. Yang menjadi beda, gunung mana yang menjadi pijakan pertama  orang itu ? Karena bagi saya, orang yang pertama mendaki gunung bisa dikatakan sebagai pendaki pemula.

Tidak ada indikator kusus, apa yang menjadi kategori orang teraebut sebagai pendaki pemula atau pendaki pro. Yang jelas, saya percayai kalo orang itu sudah mentaati SOP pendakian bisa dikatakan bukan pendaki pemula, tapi juga bukan termasuk pendaki profesional. Aneh kan ??? Heee.

Bagi agan yang belum pernah mendaki gunung sama sekali tentunya membuat penasaran apa saja yang diperlukan untuk diatas nanti, apa saja yang menjadi persiapan, perlu persiapan fisik atau tidak ? Langsung jawab saja kalo yang ini, pendek tingginya gunung seorang pendaki wajib persiapan fisik, seperti olahraga terlebih dulu. Karena agar otot dari tubuh kita tidak kaget.

Kembali ke tajuk diatas, gunung mana saja yang di rekomendasikan untuk seorang pendaki yang baru pertama kali mendaki ??? Jawabanya jangan pilih gunung yang tinggi-tinggi dulu. Karena ini bisa membahayakan diri agan sendiri. Ya walaupun misal pertama kali mendaki sudah memilih gunung yang tinggi dulu untuk mengejar moment dan didampingi oleh temen agan yang sudah sering mendaki, bagi saya tetap jangan dulu, jangan memaksa.

Apa saja jika agan tetap memaksa hal yang demikian ?

Kalau agan tetap memaksa untuk mendaki gunung tinggi dulu padahal agan belum pernah mendaki sebelumnya, dapat dipastikan kasian teman agan. Teman agan bisa kerja dua atau tiga kali lebih ekstra untuk menjaga dan mendapingi agan.

Jadi kalau ditanya kongkritnya, gunung mana saja yang tidak terlalu tinggi ??? Saya jawab ya kalau di daerah Jawa Tengah ada gunung Perahu, ungaran, dan Andong. Kalau di DIY ada Gunung langgeran. Itu termasuk gunung yang gampang didaki.

Selain alasan diatas alasan lainnya adalah agar agan tidak kaget kondisi di alam terbuka kususnya untuk gunung. Kan pertama kali mendaki berarti masih masanya penjajagan, kalau agan sudah memaksa untuk mendaki yang tinggi dan sebenarnya agan merasa tidak nyaman, dapat dipastikan juga kasian teman agan, malah nanti bisa-bisa agan ngajak turun dulu, kan jadi repot. Heeee

Mungkin sekian dari saya mengenai tips memilih gunung untuk pendaki pemula, ada yang lebih penting entah itu agan pendaki pemula atau pendaki profesional, yaitu Pamit kepada orang terdekat dan Doa kepada sang pencipta.

No comments:

Powered by Blogger.